Posts

Showing posts from February, 2012

Hubungan antara Kenaikan Harga Mie Instan terhadap Indeks Prestasi Kumulatif

Image
Judul di atas mungkin terdengar konyol, tapi bagi segelintir orang, judul ini mewakili mereka yang sedang berjuang mendongkrak IPK yang semakin hari semakin menyusut. Dosen Pembimbing yang meluluskan mahasiswanya menyusun skripsi dengan judul di atas perlu dipertanyakan kejantanannya. *Hubungannya apa?*
Di sini tidak akan diuraikan secara sistematis atau seperti yang ada di dalam skripsi. Karena saya sendiri belum tw caranya menulis skripsi yang baik dan benar. Jangankan skripsi, menulis sesuai EYD saja masih dapat nilai D minus tiga. Ini disebabkan oleh pengaruh bahasa SMS yang terkadang CAPSLOCKnya MaTi-hIdUp-mAtI-HiDuP, atau pengaruh ke-alay-an pengguna jejaring sosial yang mendekati stadium "kurang ajar".
K4l4u m3r3k4 4l4y, maSalaH bUaT LoE???
Ceeuuummaangadd.... eeeaaaa!!! 
Sekarang, apa sebenarnya hubungan antara kenaikan harga Mie Instan dan IPK? 

Merenung di Malam Minggu

Image
Di TL @MarioTengil ada tulisan "Rejeki itu di tangan Tuhan. Tapi jodoh, di tangan rejeki." kalau ga salah itu di #RepublikTwitter. Saya ga akan bahas panjang lebar tentang film Republik Twitter di sini. Oke, balik lagi ke pernyataan "Jodoh di tangan Rejeki", menurut saya hal ini memang benar setelah berkaca pada pengalaman pribadi teman-teman saya. Buat sobat-sobat saya yang merasa racauan ini cocok atau agak mirip dengan pengalamannya, please deh... Jangan ke-Ge-eRan!!! 

Seringkali di film-film percintaan, ada beberapa jenis pasangan antara lain, Kaya - Miskin, Kaya - Kaya, dan Miskin - Miskin. Untuk mempersempit ruang lingkup permasalahan, maka penulis hanya akan membahas tentang jenis pasangan yang salah satunya miskin (si cowok) sementara yang satunya tidak kaya (si cewek). *Ini kenapa kayak buat makalah?*
Ada sebuah cerita pendek kira-kira begini isinya :


Jono dan Ani adalah pasangan yang baru jadian seminggu hari lalu. Mereka berdua adalah mahasiswa di salah sat…

Lagu Pengantar Tidur...

Image
(c) here
Tidur... Aku ingin tidur...
Libur Semester ganjil menjadi masa-masa sulit bagi saya sebagai seorang manusia yang mencoba menempuh pendidikan formal demi IPK 3,0 ke atas (Amin!!!). Bukannya libur itu justru menyenangkan? Iya, memang menyenangkan. Tapi bagi segelintir orang seperti saya, libur semester ganjil adalah masa-masa dimana lingkaran hitam di bawah mata akan terbentuk sempurna. Jam tidur pun harus di delay berjam-jam karena insomnia stadium 'memprihatinkan'. Selain kesulitan tidur di malam hari, yang membuat masa liburan semakin sulit adalah karena tetangga-tetangga kos semuanya pada pulang kampung. Kos-kos'an mendadak berubah jadi tempat angker. Sebenarnya saya juga ingin pulang kampung, tapi kampung saya itu harus ngurus visa dulu baru bisa ke sana, soalnya saya udah berganti kewarganegaraan. Belum lagi tiket pesawat yang harganya setara dengan uang kuliah selama dua semester. Maklum, kampung saya jauh di pedalaman Madagascar. *Maksudloe?*
Di tengah-tengah …