Pesan Lama

Wah, sudah lama sekali tidak mengisi blog ini dengan sampah-sampah yang ada di kepala saya. Daripada otak saya kebanyakan sampah, mendingan saya buang sebagian di sini. Semoga tidak ada yang baca postingan ini karena apa yang akan saya ceritakan berikut ini datang dari lubuk hati yang paling dalam, 100% fakta. 

Fakta yang... ah, sudahlah.

Pada senin dini hari di tahun kambing ini, saya gak bisa tidur karena pola hidup 3x tidur sehari. Setelah nonton Liverpool menang 2- 0 dari Southampton, saya iseng buka akun facebook. FYI, akun facebook saya ada 20. Kalau kalian pernah menemukan akun facebook dengan nama alay, mungkin itu salah satu akun saya.

Nah, ternyata di beranda akun facebook saya (yang memang dibuat untuk modusin cewek-cewek di dunia maya) itu isinya 70% orang alay, 30% spam OL Shop. Ternyata alay masih akan terus bertahan hidup sampai kiamat datang. Iseng, saya ngecek kotak masuk di akun facebook. Beberapa lama kemudian, saya merasa sedang jadi korban hipnotis. 

Dimana saya? Ini akun siapa? Kenapa banyak pesan modus seperti ini? Kenapa banyak cewek maki-maki ke akun ini?

Saya sekrol ke bawah, dan menemukan riwayat chat yang... ah sudahlah.

Baiklah...

Jadi gini...

Saya pernah modusin kakak senior saya yang sudah wisuda dan sudah bekerja di kota lain-karena saya tidak berani modusin senior yang masih ada di kampus. Berawal dari modus itulah, akhirnya kami sering ngechat bersama. Sebagaimana layaknya pria berhidung pin BB, saya akhirnya berhasil dapat pin BB dan nomor hape. Singkatnya, kami pun mejadi dekat dengan hubungan alumni kampus-tukang parkir kampus.

Yang awalnya cuma BBM-an, menjadi telpon-telponan. Kebetulan dia cewek kantoran yang sedang menjomblo sementara saya jomblo yang tidak kunjung berakhir. Kami berdua merasa senasib, merasa saling mengerti. Komunikasi semakin intensif sampai akhirnya kita terjebak dalam hubungan friendzone-yang tidak pernah ketemuan.

Karena dia senior (satu tingkat di atas saya), setiap ada tugas kuliah saya suka minta jawaban, minta pulsa, sampe minta air ASI. Ketika saya menginjak semester akhir, kami masih intens berdiskusi tentang tugas akhir saya. Yep, itulah untungnya deket ama senior pake foto Anjasmara. 

Hubungan kami indah sekali bukan?

...

Namun sebagaimana yang telah digariskan oleh-Nya, orang jelek seperti saya yang berbeda kasta dengan bidadari seperti dirinya tidak akan pernah bersatu. Hubungan kami terlarang. Agama kami berbeda, ras kami berbeda, kulit kami berbeda, kingdom kami berbeda, spesies kami berbeda. Orang tuanya melarang, tetangganya melarang, bahkan dia melarang dirinya sendiri berhubungan dengan saya. 

Entah kenapa, pada suatu hari tiba-tiba dia menghilang tidak ada kabar. Belakangan diketahui kalau dia sudah punya pacar yang serius dan bersiap untuk menikah. Aku mah apa atuh...

Nah, jadi setelah mendengar kabar itu, kami pun saling menjauhi satu sama lain seperti medan magnet yang dibalik. (maaf nilai fisika saya jelek). Setelah lulus, sebelum pulang ke kampung, saya iseng mengirimkan pesan padanya di facebook. 

Isi pesannya : "Halo"

Pesan yang singkat sekali, seperti dimaksudkan untuk tidak dibalas. Berhari-hari saya menunggu balasan. FYI, bagi yg suka chat, facebook punya fitur 'read' pesan yang berfungsi ngasih tahu kita kalo pesan kita sudah dibaca oleh yang bersangkutan. Karena tidak kunjung mendapatkan balasan, akhirnya saya menyerah untuk berharap.

Sampai tadi barusan saya ngecek pesan masuk, saya kaget bercampur deg-degan karena ngeliat seperti ini (nama ceweknya disensor demi menghindari gugatan pidana di kemudian hari).




Kalian bisa lihat chat yang paling bawah. Chat itu saya kirim tanggal 9 September 2013 dan baru dibaca sama dia tanggal 10 Februari 2015. IYA, CUMA DIBACA GUYS!!! DUA TAHUN! Pesan saya dilihat setelah dua tahun, tanpa dibalas. Mungkin langsung dihapus. 

Samar-samar ada sekelebat rindu padanya. Apa kabarnya sekarang? 

Well, sudah setengah lima pagi guys. Entar jam 10 pagi saya ada janji sama dosen pembimbing mau bahas skripsi. Galauin skripsi lebih baik dari galauin cewek tapi galauin cewek lebih enak daripada galauin skripsi.

Bye...

Comments

Post a Comment

Berkomentarlah yang baik dan sopan. Jangan komentar pake bahasa gaib.

Popular posts from this blog

Ton Tangkas : Ketika Prajurit TNI AD dari Seluruh Indonesia Berkompetisi

Berapa Banyak Teman yang Ingat Ulang Tahunmu?

LDR : 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Putusin Pacar Kamu