Rokok Membunuh Indonesia

(c) here

Rokok adalah topik yang berat untuk dibahas karena topik rokok ini levelnya sama dengan pertanyaan 'duluan mana ayam atau telur?' Ujung-ujungnya bikin pusing sendiri. 

Sebelum ngebahas lebih jauh, saya pengen bilang untuk kalian yang merokok sembarangan di tempat umum, untuk kalian perokok yang mengajak orang-orang di sekitar untuk merokok, dan untuk kamu yang tukang selingkuh... Saya pengen bilang 3 kata (kata mutiara dari Om Ge Pamungkas)...

CEMEN ABIS, LOE KAMPRET!

Yang barusan tadi dibajak ya... Peace, saya datang dengan damai.

Oke, mungkin di sini ada yang sudah pernah nonton Vanguard : Sex, Lies and Cigarettes? Kalo belum, nih saya jelasin. Vanguard adalah film dokumenter dalam format series atau serial yang mengangkat isu-isu global seperti narkotika, kesehatan lingkungan seperti polusi udara dan pemanasan global sampai isu-isu politik dan ekonomi. Dalam salah satu episodenya (season 5 episode 2) yang berjudul Sex, Lies and Cigarettes, mereka ngebahas tentang rokok di Indonesia. Namanya juga film dokumenter, mereka mengungkap fakta-fakta yang selama ini ada di depan mata tanpa kita sadari. Selama menonton, saya cuma bisa menggeleng-geleng tidak percaya.

Menit-menit awal, film ini menjelaskan mengapa industri rokok di Amerika yang awalnya berjaya kemudian mengalami kesulitan dalam meraih keuntungan terutama di kota New York. Nah, karena Amerika sudah menjadi tempat yang tidak ramah, maka untuk mengganti pendapatan mereka yang hilang, industri rokok ini mulai beralih ke negara-negara berkembang dan target empuknya adalah Indonesia.

Philip Morris adalah tokoh antagonisnya. Orang ini beralih dari Amerika menuju Indonesia dan membeli 40% saham PT. HM Sampoerna, Tbk. Itu loh, perusahaan yang bikin rokok Sampoerna itu, yang biasa dikonsumsi anak-anak SMP dan SMA zaman sekarang.

Mengapa orang Indonesia banyak yang merokok?

Ajakan Secara Masif (Marketing Agresif)

(c) here

Kalian mungkin ada yang tidak sadar kalo iklan rokok di Indonesia sudah mengakar ke mana-mana. Sepanjang jalan ada iklan rokok (dengan ukuran yang sangat besar), di warung-warung, angkringan pinggir jalan juga ada iklan rokok, di halte bus, di TV, di kampus, sponsor olahraga (badminton dan bola kaki misalnya), sampai sponsor konser musik, dan event-event besar serta pameran-pameran besar di Indonesia. Padahal di Amerika, iklan rokok itu susah untuk ditemui. Nah dengan sponsor olahraga dan musik, mereka mengincar anak-anak muda Indonesia untuk menjadi budak-budak nikotin.

(c) here

(c) here

(c) here

True Story : Saya pernah ikut konser sebuah band papan atas di kota M. Sponsor utamanya itu rokok kalo gak salah U-Mild. Nah, setelah melalui pintu pemeriksaan dan sebelum masuk ke area konser, para penonton (yang 99,8% adalah anak muda) bakal 'dicegat' dulu di pintu masuk sama mbak-mbak cantik dengan baju kaos yang ada tulisan rokok. Di situ mereka akan mengambil tiket penonton lalu ditukarkan dengan sebungkus rokok.

Licik kan... Rokok yang saya dapatkan dari hasil penukaran tiket itu saya bawa pulang ke kost. Niatnya sih pengen ngasih ke temen perokok yang suka minta-minta rokok dari orang lain dengan wajah gembel tapi malah gak jadi dan akhirnya rokok itu berjamur karena kena air waktu atap kost bocor pas musim hujan. 

Bebas!
Di Indonesia, anak kecil usia berapa pun bisa beli rokok dengan bebas. Bahkan saya yakin kalo anak bayi bisa jalan dan bicara, dia juga bisa beli rokok dengan bebas. Semua anak bisa membeli rokok dengan mudah dan bebas di mana saja. Padahal di Amerika dan kebanyakan negara barat, menjual produk-produk tembakau pada anak di bawah umur 18 tahun adalah ilegal. Bahkan ada warung yang jual rokok dengan iklan rokoknya tepat di dekat sekolah. Yep, itu terjadi di Indonesia.

Mari pikirkan sejenak. Mereka yang meracuni generasi muda Indonesia dengan rokok bahkan sama sekali tidak merokok. Semakin banyak generasi muda Indonesia rusak karena rokok, mereka semakin kaya. Nama mereka masuk dalam majalah Forbes setiap tahunnya sementara ada lebih banyak orang Indonesia masuk rumah sakit karena merokok. 

Lihat kerugian besar yang ditimbulkan rokok bagi bangsa kita dalam video berikut ini...


Kalo kamu peduli pada masa depan bangsa kita, mulai sekarang berhenti merokok. Berhenti merokok memang susah. Kamu bisa memulainya dengan perlahan seperti mengurangi sebatang rokok per hari atau minggu. Atau kamu juga bisa pake metode hipnoterapi.

Buat cewek-cewek, kalo kamu peduli pada kesehatan kamu dan anak kamu kelak, jangan mau pacaran apalagi menikah dengan cowok perokok. Biarkan cowok-cowok perokok menjadi jomblo dan mati dalam kesendirian. Biarkan mereka punah dari Indonesia.

Atau kalo kamu udah cinta banget, kamu bisa mengajak dia untuk berhenti merokok. Jadilah alasan baginya untuk berhenti merokok. Beri dia motivasi seperti misalnya kamu bakalan ngasih french kiss kalo dia gak merokok dalam sehari.

Kalo yang ini buat cowok-cowok yang merokok...

(c) here

Terakhir buat yang mau nonton film dokumenter Vanguard : Sex, Lies and Cigarettes, bisa nonton di bawah ini... Durasinya sekitar 40 menitan, makanya siapin kuota dulu. Kalo fakir kuota, cari gretongan.

Comments

  1. iya nih di setiap jalan pasti ada iklan roko,, kenapa g iklan aku ajah. xixixi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gimana mau ngiklan, foto mbak aja gak ada #heh

      Delete
  2. setelah melihat, miris banget anak kecil bisa ngerokok :( apa gak di larang sama orang tuanya ?? mau di kemanain ini negara kalau seperti ini terus??

    ReplyDelete
  3. Rokok daging udah coba belum mas jems..?

    ReplyDelete
  4. Rokok ini emang masalah pelik. Nggak hanya berkaitan dengan budaya merokok di segala lapisan masyarakat kita yg masih kental, tapi juga dengan perkebunan tembakau dan industri rokok sendiri yg menyerap banyak tenaga kerja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini sesat. Dari dulu petani tembakau gak sejahtera. Yang sejahtera itu orang2 berdasi yg meracuni Indonesia

      Delete
  5. kalau mau menghilangkan rokok, pemerintah juga hrus tegas dengan menutup pabrik rokok.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak perlu ditutup. Rokok juga gak bisa dihilangkan. Kita hanya bisa menguatkan fondasi dari rumah dan sekolah tentang bahaya merokok.

      Delete
  6. rokok itu bak buah simalakama
    kalo dihilangkan dari indonesia maka tidak ada sumber pendapatan, dan kalo dibiarkan maka generasi penerus yang jadi 'budak' rokok selanjutnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba nonton videonya deh. Lebih banyak ruginya daripada untungnya dari sisi keuangan

      Delete
  7. Videonya.... keren! Datanya bisa lengkap begitu ya? Yang bikin video itu juga cara ngejelasinnya sip banget!
    Tulisan kamu juga. Ikla, baliho, dll. image macho gitu ya rata-rata. Padahal menurutku sih, enggak. :)

    ReplyDelete
  8. Yh mo begimana lagi, rokokkan penyumbang pajak terbesar negara.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi penyumbang terbesar juga untuk pengeluaran uang masyarakat

      Delete

Post a Comment

Berkomentarlah yang baik dan sopan. Jangan komentar pake bahasa gaib.

Popular posts from this blog

Ton Tangkas : Ketika Prajurit TNI AD dari Seluruh Indonesia Berkompetisi

Berapa Banyak Teman yang Ingat Ulang Tahunmu?

LDR : 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Putusin Pacar Kamu