Menyambut 2016 ...


Ada dua tipe manusia ketika meminta sesuatu pada Tuhan.

1. Mereka yang berdoa meminta sesuatu pada Tuhan setiap saat,
2. Dan mereka yang berdoa meminta sesuatu pada Tuhan hanya pada saat ulang tahun, tahun baru, dan hari-hari besar lainnya serta momen-momen penting saja, misalnya saat mau ujian nasional.

Tahun baru identik dengan 'resolusi' dimana orang-orang menuliskan atau menyebutkan target-target mereka dalam hidup yang harus dicapai di tahun tersebut. Orang-orang juga ramai-ramai berdoa 'yang baik-baik' terjadi di tahun yang baru. Resolusi adalah doa yang diwujudkan dengan kerja keras. Orang-orang yang serius membuat resolusi, akan berusaha keras untuk memenuhi resolusi mereka. 

Selama ini saya tidak pernah punya target apa-apa dalam hidup. Iya, hidup saya begitu-begitu saja dari dulu. Setiap menjelang tahun baru, kerjaan saya cuma minum minuman bersoda sampai ginjal berkarat. Tidak pernah terpikirkan untuk membuat resolusi. Hidup saya seperti hidup karakter fiksi yang diplot 'pipa air', mengalir begitu saja, hanyut kemana saja air membawanya.

Tapi...

Tahun ini, ada yang berbeda. Tahun ini saya baru saja menyelesaikan kuliah. Orang tua langsung mengancam untuk tidak memberikan uang lagi karena saya dianggap sudah bisa mencari uang sendiri. Ya, itu sebenarnya cara elegan untuk memaksa anaknya stres. Seketika hidup saya berubah. Setiap bangun tidur yang dipikirkan adalah pekerjaan. Setelah melewati fase 'skripsinya sampai mana?' kini saya sampai di fase 'kapan kerja?' Jadi pengangguran itu pengalaman hidup yang tidak enak, apalagi kalau jomblo.

Ketika memikirkan pekerjaan, otomatis pikiran saya jadi bercabang-cabang kemana-mana. Saya jadi berpikir tentang rumah impian, tentang mendaftar asuransi, tentang pernikahan, dan masalah-masalah mengerikan lainnya yang hanya dihadapi orang-orang dewasa. Seketika itu, saya jadi punya target dalam hidup karena dipaksakan oleh keadaan yang dari hari ke hari semakin sulit. 

Beberapa jam lagi tahun 2015 berganti menjadi tahun 2016. Saya sekarang punya resolusi untuk tahun yang baru. Target saya hanya satu. Kalau kebanyakan, mungkin cuma akan jadi wacana.

Target saya untuk tahun 2016 adalah hanya mendapatkan pekerjaan biar bisa punya uang sendiri. Kayaknya mengerikan sekali kalau sampai akhir tahun 2016 saya masih jadi pengangguran. Well, sekian dari saya yang baru pertama kali membuat resolusi untuk tahun baru. Mari sambut tahun yang baru dengan semangat baru, menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan segera nikah.

Comments

Popular posts from this blog

Ton Tangkas : Ketika Prajurit TNI AD dari Seluruh Indonesia Berkompetisi

Berapa Banyak Teman yang Ingat Ulang Tahunmu?

LDR : 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Putusin Pacar Kamu